Wujud Kepedulian Sanitasi, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Resmikan Hasil Renovasi "Bedah Organ Rumah" di Sleman



05 Dec 2025




SLEMAN – Poltekkes Kemenkes Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan solusi nyata bagi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya terkait sanitasi lingkungan. Pada Jumat Legi, 5 Desember 2025, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta secara resmi menyerahkan hasil perbaikan fasilitas sanitasi warga melalui program unggulan "Bedah Organ Rumah".

Program ini menyasar kediaman Bapak Heri dan Ibu Darsinah yang berlokasi di Dukuh Biru, Trihanggo, Gamping, Sleman. Renovasi difokuskan pada perbaikan kamar mandi dan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang sebelumnya dinilai tidak layak dan berpotensi menimbulkan penyakit akibat buruknya sanitasi.

Direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Dr. Iswanto, S.Pd, M.Kes., memimpin langsung prosesi peresmian sekaligus penyerahan hasil renovasi tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi pengabdian masyarakat institusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

"Pembangunan ini dapat terselesaikan dalam waktu singkat, yakni 12 hari. Kami berharap fasilitas kamar mandi dan WC yang kini sudah memenuhi standar kesehatan ini dapat membantu mencegah penyakit berbasis lingkungan di wilayah Dukuh Biru," ujar Dr. Iswanto.

Sebagai informasi, pembiayaan program Bedah Organ Rumah ini bersumber dari dana "Sorga Hati" Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, sebuah inisiatif sosial internal yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan setempat, antara lain Panewu Trihanggo, Kepala Puskesmas Gamping II, tim Sanitarian Puskesmas Gamping II, serta jajaran Dharma Wanita Persatuan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Dukungan dari unsur kewilayahan juga terlihat dengan kehadiran Ibu Dukuh Biru, Ketua RW, serta para kader kesehatan setempat.

Dengan rampungnya renovasi ini, diharapkan kualitas hidup keluarga Bapak Heri dapat meningkat, sekaligus menjadi contoh sinergi positif antara institusi pendidikan kesehatan dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Kontributor : Unit PPM